hmmph..mo sharing aja nih..
awal bulan yg lalu, gue terkena penyakit cacar..cukup mengagetkan juga, secara yang gue tau biasanya penyakit cacar itu kn ditularin, sementara di lingkungan sekitar gue saat itu, ga ada yg lagi terkena penyakit cacar..
cacar yg gue alami pun berbeda dari orang2..biasanya kan orang lain akan menderita demam dulu sebelum cacarnya muncul..tp gue engga..selama 7 hari terserang cacar, alhamdulillah gue ga terserang demam..
cuma teteup aja dikarantina ma kakak gue..ga boleh keluar rumah..hix, membosankan!!!!
nah, sekarang gue pengen ngasih info nih tentang cacar..
artikel ini gue dapet dari
http://www.medicastore.com/med/detail_pyk.php?id=&iddtl=38&idktg=&idobat=&UID=20080519123449152.118.148.218
semoga bermanfaat…
|
Cacar Air (Varisela, Chickenpox) adalah suatu infeksi virus menular yang menyebabkan ruam kulit berupa sekumpulan bintik-bintik kecil yang datar maupun menonjol, lepuhan berisi cairan serta keropeng, yang menimbulkan rasa gatal. |
| PENYEBAB |
|
Penyebabnya adalah virus varicella-zoster. Jika seseorang pernah menderita cacar air, maka dia akan memiliki kekebalan dan tidak akan menderita cacar air lagi. Tetapi virusnya bisa tetap tertidur di dalam tubuh manusia, lalu kadang menjadi aktif kembali dan menyebabkan herpes zoster. |
| GEJALA |
|
Gejalanya mulai timbul dalam waktu 10-21 hari setelah terinfeksi. 24-36 jam setelah timbulnya gejala awal, muncul bintik-bintik merah datar (makula). Kemudian bintik tersebut menonjol (papula), membentuk lepuhan berisi cairan (vesikel) yang terasa gatal, yang akhirnya akan mengering. Proses ini memakan waktu selama 6-8 jam. Selanjutnya akan terbentuk bintik-bintik dan lepuhan yang baru. Papula di wajah, lengan dan tungkai relatif lebih sedikit; biasanya banyak ditemukan pada batang tubuh bagian atas (dada, punggung, bahu). Bintik-bintik sering ditemukan di kulit kepala. Bisa terjadi pembengkaan kelenjar getah bening di leher bagian samping. Cacar air jarang menyebabkan pembentukan jaringan parut, kalaupun ada, hanya berupa lekukan kecil di sekitar mata. KOMPLIKASI Anak-anak biasanya sembuh dari cacar air tanpa masalah. Tetapi pada orang dewasa maupun penderita gangguan sistem kekebalan, infeksi ini bisa berat atau bahkan berakibat fatal. Adapun komplikasi yang bisa ditemukan pada cacar air adalah: |
| DIAGNOSA |
|
Diagnosis ditegakkan berdasarkan ruam kulit yang khas (makula, papula, vesikel dan keropeng). |
| PENGOBATAN |
|
Untuk mengurangi rasa gatal dan mencegah penggarukan, sebaiknya kulit dikompres dingin. Bisa juga dioleskan losyen kalamin, antihistamin atau losyen lainnya yang mengandung mentol atau fenol Untuk mengurangi resiko terjadinya infeksi bakteri, sebaiknya: Kadang diberikan obat untuk mengurangi gatal (antihistamin). Untuk menurunkan demam, sebaiknya gunakan asetaminofen, jangan Aspirin. |
| PENCEGAHAN |
Untuk mencegah cacar air diberikan suatu vaksin.
Kepada orang yang belum pernah mendapatkan vaksinasi cacar air dan memiliki resiko tinggi mengalami komplikasi (misalnya penderita gangguan sistem kekebalan), bisa diberikan immunoglobulin zoster atau immunoglobulin varicella-zoster.
Vaksin varisela biasanya diberikan kepada anak yang berusia 12-18 bulan.