DSS egen…

Mei 31, 2008

Hmm..dah lama ga posting di blog..maklum sibuk ngerjain tugas si..hehe..

Sekarang ngomongin apa yah???gimana klo lanjut ngomongin tentang tugas2 DSS..

Mulai dari tugas 8 alias T08, kita udah ngebahas mengenai ANP atau bahasa kerennya tuh Analytical Network Process. Pada penasaran kan, apa itu ANP????

Dari sumber yang bisa dipercaya (halah..) alias dari bahan buat Tugas 8 saya, ANP itu adalah :

“Kerangka yang paling komprehensif untuk analisa keputusan social, pemerintahan, atau perusahaan yang meliputi semua faktor dan kriteria yang dibutuhkan dalam membuat keputusan terbaik.”

Dalam Tugas 8 ini, saya juga diminta untuk memberikan contoh aplikasi dari ANP tersebut. Nah, contoh yang saya ambil adalah penggunaan ANP dalam menentukan tipe channel untuk e-convenient chain stores yang terjadi di Taiwan. Tujuannya yah apalagi kalo bukan untuk menghasilkan keuntungan yang optimal dengan tipe channel yang tepat dan efektif. (Gila!!TI banget ga tuh??hehe..)

Nah, selanjutnya di T09, saya diminta untuk membuat model ANP dari aplikasi yang saya dapat di T08 dengan menggunakan software baru yaitu Super Decision. Awalnya sih agak pusing juga, tapi ternyata ga jauh beda sama Expert Choice. Hanya saja di sini ada jaringan (network) yang menyebabkan pembobotannya menjadi sedikit lebih kompleks.(Ya iyalah, banyak networknya..Namanya juga ANP..hehe)

Setelah saya membuat model ANP dari punya ‘orang’, di T10 saya diminta untuk membuat model ANP sendiri. Model yang saya buat adalah mengenai pemilihan restoran fast food buat keluarga ditinjau dari beberapa kriteria. Di antaranya dari aspek fisik, pelayanan, produk, dsb. Alternatifnya nih ada 3 yaitu Mc Donalds, A&W, dan KFC. Ternyata eh ternyata setelah dilakukan pembobotan (versi saya pribadi nih =P) yang menang adalah Mc Donalds dengan bobot 44,5%.

Dalam membuat ANP ini saya baru sadar bahwa dalam membuat cluster-cluster ANP kita harus menyertakan satu buah cluster yang harus dinamakan “Alternatives”. Cluster ini isinya yah alternative-alternatif yang ada. Klo ga ada cluster ini, jangan heran klo ntar Anda menemukan kesulitan dalam meng-compare clusternya.

Selanjutnya untuk T11, saya diminta untuk mencari jurnal simulasi modeling yang dapat mendukung pengambilan keputusan. Berhubung simulasi modeling itu ada banyak macamnya, saya memilih untuk mencari jurnal yang menggunakan software ProModel. Jurnal tersebut berisi aplikasi software ProModel dalam penentuan desain dari fasilitas baru di rumah sakit.

Itulah gambaran mengenai mata kuliah DSS dan tugas-tugas yang dengan setia menyertainya. Secara umum sih, DSS tuh berguna banget. Apalagi kalo ntar kita udah kerja. Soalnya proses pengambilan keputusan yang kelihatannya susah, ternyata menjadi lebih mudah dengan Expert Choice dan Super Decision. Ga nyesel deh ikutan kuliah ini. Yah, semoga tahun depan mata kuliah tetap dibuka sehingga mereka-mereka yang tertarik tapi belum ngambil bisa ikutan merasakan serunya kuliah ini. Amin…..


‘Bout Teori Keputusan (Decision Theory)

April 3, 2008

Teori Keputusan atau yang lebih dikenal di kalangan mahasiswa Teknik Industri Universitas Indonesia dengan Decision Support System (DSS) adalah salah satu mata kuliah pilihan yang diberikan kepada mahasiswa TIUI tingkat 3. Kali ini, jumlah peserta yang mengikuti kuliah ini ada 40 orang. Mata kuliah ini diajarkan oleh Ir. M. Dachyar setiap hari Selasa jam 13.00 – 15.00 di ruangan K.211.

Setiap minggu, Pak Dachyar akan memberikan tugas kepada mahasiswanya berupa resume dari jurnal yang temanya sudah ditentukan sebelumnya. Hal ini membuat para mahasiswa mempunyai jadwal rutin setiap minggunya, yaitu mengerjakan tugas DSS.=P

Seperti kuliah-kuliah yang beliau ajarkan sebelumnya, mata kuliah DSS ini juga mengaplikasikan salah satu jenis software komputer yaitu Expert Choice. Software ini berguna untuk memudahkan kita dalam proses pengambilan keputusan (Decision Making). Cara menggunakannya juga relatif mudah. Kita hanya perlu memasukkan kriteria-kriteria dan melakukan pembobotan (weighing) terhadap masing-masing kriteria tsb.

Sampai saat ini, kami sudah diberikan 6 buah tugas.

1. T01 : merupakan resume dari jurnal mengenai teori keputusan. Jurnal yang saya resume dalam tugas ini adalah “Supporting the Allocation of Software Development Work in Distributed Teams With Multi-criteria Decision Analysis”

2. T02 : merupakan resume tentang teknik keputusan yang digunakan pada T01. Dalam hal ini, teknik yang digunakan adalah multi-criteria decision analysis.

3. T03 : merupakan resume dari studi kasus pengaplikasian teori keputusan di bidang non-teknik.

4. T04 : merupakan contoh kasus teori keputusan yang diselesaikan dengan menggunakan Expert Choice.

5. T05 : merupakan resume dari artikel/jurnal yang berbicara tentang Analytical Hierarchy Process (AHP).

6. T06 : merupakan pembuatan contoh kasus yang diselesaikan dengan Expert Choice. Di sini, kita membuat sendiri contoh kasusnya dan membuat penyelesaiannya sendiri. Dalam hal ini, saya membuat kasus tentang bagaimana memilih restoran fast food. Kriterianya di antaranya, dari segi produk, lokasi, pelayanan. alternatif pilihannya yaitu A&W, KFC, dan Mc Donalds. Dengan menggunakan EC, akhirnya keputusan yg diambil adalah memilih Mc Donalds..hehe..I’m loving it!!!

Melalui tugas-tugas tersebut, saya jadi mengetahui bagaimana proses pengambilan keputusan, apa saja teknik yang bisa digunakan dalam mengambil keputusan, dan sebagainya.

Semoga saya bisa mengaplikasikan ilmu yang saya peroleh dari mata kuliah ini, di masa yang akan datang..=)